5, Mei 2024
Hari Kesehatan Sedunia 2024: Cerita inovatif pelayanan kesehatan di Indonesia

WHO mensupport jalan masuk kepada pelayanan kesehatan sebagai salah satu aspek penting dari hak-hak asasi manusia pada Hari Kesehatan Sedunia 2024. Meskipun pandemi sudah berlalu, melainkan ancaman kesehatan yang disebabkan oleh petaka alam, perselisihan, krisis iklim dan potensi wabah yang dapat terjadi di masa depan konsisten mesti diwaspadai.

Indonesia malahan mulai meningkatkan resiliensi metode kesehatannya sambil terus mengutamakan jalan masuk kesehatan yang lebih merata bagi segala penduduk. Tulisan-tulisan berikut ini menyoroti langkah-langkah inovatif pemerintah Indonesia dalam mensupport digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), layanan kesehatan jarak jauh, sampai teknologi robotik.

1. Bagaimana AI dan cloud mensupport transformasi kesehatan di Indonesia

Data yang jitu dan teknologi kecerdasan buatan (AI) merupakan fondasi penting dalam memutuskan spaceman slot sebuah kebijakan kesehatan. Agus Rachmanto, Deputy Chief of Komputerisasi Transformation Office Kementerian Kesehatan, bercerita seputar bagaimana data dan AI bisa membikin daya kerja pelaku sektor kesehatan lebih efisien serta memberikan analitik seputar apa yang semestinya dibetulkan di masa depan.

2. Taktik BPJS Kesehatan lindungi 275 juta penduduk dengan jaminan kesehatan

Pemerintah Indonesia selangkah lagi menempuh Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) – yang ditandai terpenuhinya hak dasar segala warga negara untuk mengakses pelayanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, dengan tarif yang relatif murah. Ghufron Mukti, Direktur Utama BPJS Kesehatan, berbagi seputar sejumlah penemuan kreatif BPJS Kesehatan untuk menentukan segala penduduk terlindungi jaminan kesehatan.

3. Bagaimana telehealth menolong suku Baduy mengakses layanan kesehatan

Mengakses pelayanan kesehatan di kawasan perkotaan merupakan hal yang gampang. Lalu bagaimana dengan di kawasan terpencil? Setiaji, Chief of Komputerisasi Transformation Office Kementerian Kesehatan, bercerita seputar upaya Kementerian Kesehatan membikin virtual point of care yang meliputi telekonsultasi, telemedicine dan tele-obgyn USG, bagi kelompok sosial Suku Baduy, Banten.

4. SATUSEHAT, Data riwayat kesehatan di dalam genggaman

Cara berita kesehatan yang terintegrasi merupakan unsur kunci untuk meningkatkan kwalitas layanan dan meningkatkan kapasitas pemantauan kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, institusinya mengoptimalkan aplikasi SATUSEHAT yang didesain untuk mempermudah masyarakat yang berharap mengakses pelayanan kesehatan dan menerima data rekam medisnya secara komplit.

5. Bagaimana telebedah robotik akan memecahkan kesenjangan pelayanan kesehatan

Rumah sakit di Indonesia sudah menguji coba bedah memakai teknologi telerobotik. Terhadap GovInsider, dr Reno Rudiman menyebutkan bagaimana lengan robotik bisa dimanfaatkan oleh dokter bedah untuk melaksanakan operasi jarak jauh sekalian mensupport pelayanan bedah bisa lebih dijangkau masyarakat.

error: Content is protected !!