Penyebab badan pegal-pegal waktu bangun tidur
27, Mar 2024
Penyebab Badan Pegal-pegal saat Bangun Tidur, Termasuk Kurang Tidur

Badan pegal-pegal waktu bangun tidur bisa disebabkan oleh lebih dari satu faktor, seperti posisi tidur yang salah, tidak cukup tidur, dan kasus kebugaran tertentu. Namun, tubuh yang merasa pegal-pegal dan disertai dengan tanda-tanda yang lainnya bisa jadi merupakan tanda-tanda dari kasus kebugaran yang lebih serius, seperti radang sendi dan lupus.

Untuk lebih jelasnya, ketahui penyebab badan pegal-pegal waktu bangun tidur tersebut ini.

Penyebab badan pegal-pegal waktu bangun tidur

Ada lebih dari satu situasi yang memicu Anda terbangun dengan badan yang pegal-pegal. Disarikan dari Healthline dan Medical News Today, tersebut adalah penyebab badan pegal-pegal waktu bangun tidur yang kudu diketahui.

Gejala serangan jantung waktu tidur, seperti nyeri dada dan terlihat keringat dingin perlu dikenali untuk bisa dikonsultasikan segera dengan dokter.

  • Posisi tidur yang salah

Tidur dengan posisi yang salah, seperti dengan posisi tengkurap, bisa memicu tubuh merasa pegal waktu bangun tidur. Bahkan, Anda bisa mengalami rusaknya otot jikalau tidur dengan posisi tulang belakang yang tertekuk atau memutar selama lebih dari 10 menit.

  • Fibromyalgia

Tubuh yang merasa nyeri, kelelahan, dan mempunyai otot yang kaku adalah tanda-tanda fibromyalgia, atau kasus kebugaran kronis yang memicu semua merasa tubuh sakit dan nyeri. Penyebab fibromyalgia tidak diketahui secara pasti, namun umur yang udah senja dan mengidap lupus atau radang sendi bisa tingkatkan risiko kasus kebugaran ini.

Baca juga:

Tips Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung yang Aman

Ketahui Penyebab Kekurangan Vitamin D dan Akibatnya pada Tubuh

  • Infeksi dan virus

Flu, selesma, dan infeksi virus atau bakteri yang lainnya bisa memicu tubuh merasa nyeri dan sakit. Saat mengalami infeksi, sistem imun tubuh akan mengirimkan sel darah putih untuk melawannya agar akan memicu inflamasi dan memicu tubuh merasa kaku dan pegal-pegal.

  • Retensi cairan

Inflamasi dan pembengkakan akan berlangsung dikala tubuh mengalami retensi cairan agar otot merasa sakit dan pegal. Beberapa kasus kebugaran yang bisa memicu kasus kebugaran ini, yaitu masalah tiroid, sirosis, dan penyakit ginjal kronis.

  • Hipokalemia

Hipokalemia adalah kasus kebugaran di mana seseorang mempunyai persentase kalium yang rendah di dalam aliran darah. Kadar kalium yang rendah bisa merubah kegunaan otot dan saraf agar tingkatkan risiko kram otot, nyeri, dan lemas.

  • Stres

Stres tidak cuma akan merubah situasi mental, namun terhitung akan merubah situasi fisik tubuh. Pasalnya, stres akan memicu tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan inflamasi, agar lebih ringan merasa pegal dan nyeri,

  • Dehidrasi

Tubuh perlu cairan yang cukup untuk bisa berguna dengan normal dan sehat. Dehidrasi, atau kekurangan cairan tubuh, bisa merubah situasi kulit, otot, dan sendi, dan juga membuat tubuh pegal dan kram.

  • Kurang tidur

Badan pegal-pegal bisa jadi merupakan tanda-tanda dan penyebab tidak cukup tidur. Orang-orang yang mengalami pegal-pegal bisa mengalami mutu tidur yang buruk. Sebaliknya, tidak cukup tidur terhitung akan memicu tubuh tidak mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan dirinya sendiri agar lebih kerap merasa pegal.

  • Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang bisa membahayakan kebugaran jikalau tidak segera diatasi. Penderita pneumonia tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup di dalam tubuh agar sel darah merah dan jaringan tubuh tidak bisa berguna secara maksimal dan tingkatkan rasa pegal dan sakit.

  • Sindrom kelelahan kronis

Chronic fatigue syndrome, atau sindrom kelelahan kronis, akan merubah tubuh seperti waktu Anda tidak cukup tidur. Pasalnya, kasus kebugaran ini bisa memicu insomnia, kelelahan, dan tubuh yang lemas.

  • Arthritis

Arthritis adalah situasi yang memicu inflamasi dan rasa nyeri terhadap sendi. Masalah kebugaran ini bisa disebabkan oleh penggunaan tubuh atau gara-gara masalah autoimun di mana imun tubuh menyerang jaringan sehat terhadap sendi.

  • Gangguan autoimun

Beberapa masalah autoimun bisa memicu tubuh merasa pegal, seperti lupus, miositis, dan sklerosis ganda. Gangguan autoimun tersebut akan memicu inflamasi di dalam tubuh dan otot agar Anda akan terbangun dengan badan pegal.

Memahami penyebab badan pegal-pegal waktu bangun tidur sangatlah perlu agar Anda bisa segera mencari dukungan medis jikalau diperlukan. Cara mengatasi badan pegal-pegal waktu bangun tidur akan tergantung dari penyebabnya, namun umumnya bisa diatasi dengan pola hidup sehat dan melaksanakan perubahan kebiasaan.

error: Content is protected !!