Saraf Kejepit
1, Apr 2024
Penyebab Saraf Kejepit dan Cara Pengobatannya

Saraf kejepit adalah keliru satu gangguan saraf yang cukup lazim terdengar di telinga. Saraf kejepit atau kecetit merupakan suatu situasi ketika saraf tertekan oleh jaringan tubuh di sekitarnya, layaknya jaringan tulang dan otot.

Gangguan saraf ini sanggup terjadi di semua bagian tubuh termasuk tulang belakang, pergelangan tangan, dan lainnya. Tanda yang paling lazim dirasakan penderita waktu mengalami saraf terjepit adalah rasa nyeri terpusat di area tubuh terkait.

Lalu, apa saja penyebab saraf kejepit yang kerap terjadi? Berikut penjelasan lengkapnya serta kami juga akan sedikit membahas tentang permainan dari situs judi online yang tersedia di link spaceman

Penyebab Saraf Kejepit

Saraf kejepit sanggup disebabkan oleh beberapa situasi yang mengakibatkan saraf tertekan oleh otot, tulang, atau jaringan lunak di sekitarnya. Akibatnya, timbul peradangan terhadap saraf. Melansir dari Cleveland Clinic, selanjutnya adalah beberapa situasi yang sanggup menyebabkan saraf kejepit meliputi:

1. Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis adalah peradangan terhadap sendi yang terjadi akibat gangguan autoimun, di mana proses imun tubuh justru menyerang jaringan tubuh yang sehat. Kondisi ini termasuk dikenal dengan istilah penyakit rematik.

Rheumatoid arthritis adalah situasi yang berdampak terhadap susunan sendi (sinovium) dan sanggup mengakibatkan rasa nyeri hebat, pembengkakan, dan kekakuan terhadap persendian.

2. Degeneratif (penuaan)

Penyebab saraf kejepit termasuk sanggup terjadi gara-gara proses penuaan. Seiring pertambahan usia, bantalan tulang belakang menjadi kehilangan persentase airnya dan menjadi lebih kaku. Akibatnya, kelenturan di bantalan tulang belakang pun dapat menurun. Saat situasi ini terjadi, jarak antar tulang belakang dapat menyusut dan tingkatkan risiko terjadinya saraf kejepit.

3. Cedera

Saraf kejepit sanggup disebabkan oleh cedera yang cukup parah. Cedera selanjutnya sanggup terjadi gara-gara olahraga atau kecelakaan. Bisa termasuk akibat gara-gara tertimpa barang berat, tubrukan, gerakan mendadak, jatuh dengan posisi yang salah–menyangga berat tubuh tetapi jadinya tambah melukai saraf.

Olahraga tertentu sanggup mengakibatkan saraf kejepit dan ini pemicunya sanggup dari banyak hal.

Misalnya, ketika sangat kerap melakukan olahraga hingga mengakibatkan tubuh lelah. Ketika daya tahan tubuh telah capai maksimalnya dan terus dipaksakan, maka berisiko mengakibatkan cedera saraf kejepit.

4. Melakukan gerakan ulangilah terus menerus

Gerakan mengangkat, menarik, atau memutar yang canggung sanggup mengakibatkan saraf kejepit. Bahkan melakukan gerakan berulang layaknya mengetik di keyboard dalam waktu lama, sanggup mengakibatkan tekanan terhadap pergelangan tangan dan tangan.

Baca juga:

6 Cara Mudah Menjaga Gaya Hidup Sehat

Tips Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Menyiksa Diri

5. Obesitas

Obesitas disertai dengan penumpukan lemak di tubuh sanggup mengakibatkan persoalan kesehatan, keliru satunya saraf kejepit. Obesitas sanggup mengubah wujud atau kelengkungan tulang belakang.

Perubahan ini dapat tingkatkan beban terhadap bantalan tulang belakang dan saraf punggung, supaya mengakibatkan saraf kejepit.

6. Kehamilan

Pada beberapa kasus, wanita yang sedang hamil termasuk sanggup mengalami saraf kejepit. Seiring perkembangan janin, berat badan wanita turut bertambah. Kondisi ini sanggup beri tambahan beban tambahan terhadap sendi dan otot.

Saraf kejepit waktu hamil termasuk sanggup dipicu oleh peningkatan memproduksi hormon relaksin. Peningkatan hormon ini mengakibatkan penghubung ligamen menjadi lebih longgar. Ketika ligamen melonggar, keliru satu saraf yang ada di tulang belakang pun sanggup terjepit.

7. Hernia diskus

Hernia diskus (hernia nukleus pulposus) adalah situasi ketika bantalan tulang belakang robek atau bergeser, supaya menghimpit saraf di dekatnya. Kondisi ini sanggup terjadi gara-gara terdapatnya penambahan beban terhadap tulang penyangga tubuh, termasuk leher dan tulang belakang.

Beberapa kesibukan yang sanggup mengakibatkan terjadinya hernia diskus adalah mengangkat benda berat dengan posisi yang salah.

8. Stenosis spinal

Penyebab saraf kejepit lainnya adalah stenosis spinal, yaitu penyempitan di rongga tulang belakang yang bermanfaat untuk melindungi saraf. Ketika rongga tulang menyempit, saraf yang berada di dalamnya dapat tertekan dan mengakibatkan saraf kejepit.

Penyempitan rongga tulang belakang sanggup terjadi gara-gara situasi yang mengakibatkan pergantian terhadap tulang, seandainya hernia diskus, pertambahan usia, patah tulang akibat cedera, hingga tumor terhadap tulang belakang.

Pengobatan saraf kejepit

Pengobatan saraf kejepit ditunaikan dengan mempertimbangkan situasi pasien. Jika gejalanya ringan, saraf kejepit sanggup ditangani dengan pengobatan simple di rumah. Namun, gejala yang parah butuh penanganan medis.

Penanganan saraf kejepit yang sanggup ditunaikan secara independent di tempat tinggal antara lain:

  • Beristirahat yang cukup.
  • Memberikan kompres panas atau dingin terhadap area yang sakit.
  • Melakukan peregangan setiap hari, terutama sebelum saat berolahraga.
  • Menggunakan bantal tertentu ketika tidur untuk menyangga area dengan saraf kejepit.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang sanggup dibeli di apotek, layaknya paracetamol atau ibuprofen.

Jika keluhan saraf kejepit tidak membaik atau tambah memburuk, dokter dapat memberi saran sejumlah tindakan berikut:

  • Gunakan krim, gel, salep, maupun koyo antinyeri.
  • Konsumsi obat antinyeri dan antiradang yang banyak dijual, seandainya ibuprofen dan naproxen.
  • Konsumsi obat dari dokter dengan tingkat efektivitas lebih tinggi, layaknya gabapentin dan amitriptyline, jika obat antinyeri tidak sanggup menangani keluhan.
  • Suntik kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan nyeri di area saraf kejepit.
  • Gunakan penyangga atau korset untuk menjaga postur tubuh, supaya mengurangi tekanan dan ketegangan otot.
  • Jalani fisioterapi untuk melatih dan memperkuat otot-otot supaya mengurangi tekanan terhadap saraf, jika diperlukan.
  • Jalani terapi okupasi untuk menolong mengubah tradisi atau kesibukan yang sanggup memperburuk saraf kejepit.
  • Jalani operasi sebagai pilihan terakhir seandainya terapi tidak sukses mengurangi keluhan. Jenis operasi dapat sesuai dengan lokasi saraf terjepit.

Itulah informasi seputar saraf kejepit yang mutlak untuk dipahami. Saraf kejepit adalah situasi yang tak boleh disepelekan.

error: Content is protected !!