7, Mar 2024
Tanda-tanda Tubuh Anak Terlalu Banyak Mengandung Garam

Garam menopang beri tambahan cita rasa terhadap makanan supaya slot server jepang mampu menopang menaikkan nafsu makan. Namun, mengonsumsi garam yang berlebihan mampu berdampak buruk terhadap kesegaran secara keseluruhan, termasuk terhadap anak. Peningkatan asupan garam mampu menahan kesegaran anak dalam lebih dari satu cara. Kunci untuk mencegahnya adalah mencermati tanda-tandanya dan melaksanakan penanganan untuk itu.

Dilansir dari Times of India, tersebut tanda-tanda anak mengalami berlebihan garam terhadap tubuh:

1. Bengkak terhadap tangan dan kaki

Jika anak makan terlalu banyak garam, tubuhnya condong menahan natrium ekstra yang menaikkan jumlah cairan terhadap tubuh di luar sel. Ketika hal ini terjadi, maka pembengkakan mampu muncul, khususnya di daerah tangan dan kaki.

2. Urine berwarna kuning gelap

Jika anak tetap haus, kerap ke kamar mandi, periksa penampilan urinenya. Terlalu banyak mengonsumsi garam seringkali mampu sebabkan urin berwarna kuning gelap bersama bau yang menyengat. Jika perlu, bawalah anak untuk melaksanakan tes urin dan berkonsultasi bersama dokter.

3. Risiko tekanan darah tinggi

Kelebihan garam mampu sebabkan tekanan darah tinggi. Tidak cuma terhadap orang dewasa, tetapi termasuk terhadap anak-anak. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Family Physician, 7 prosen anak umur 3-18 tahun menderita pra-hipertensi atau hipertensi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah situasi terlalu tingginya kapabilitas darah terhadap dinding arteri. Hal ini mampu sebabkan lebih dari satu penyakit kardiovaskular layaknya serangan jantung dan stroke.

4. Sering haus

Sodium yang terkadung dalam garam berfaedah untuk merawat keseimbangan kandungan air dalam tubuh. Terlalu banyak asupan garam mampu menaikkan keperluan tubuh dapat air. Hal ini mampu sebabkan rasa haus yang meningkat dan berlebihan.

5. Jumlah mengonsumsi garam yang ideal untuk anak

Menurut National Health Services (NHS), tersebut jumlah garam yang mesti dikonsumsi anak dalam sehari.

– 1 sampai 3 tahun mesti makan tidak lebih dari 2g garam sehari (0.8g sodium)

– 4 sampai 6 tahun mesti makan tidak lebih dari 3g garam sehari (1.2g sodium)

– 7 sampai 10 tahun mesti makan tidak lebih dari 5g garam sehari (2g natrium)

– 11 tahun ke atas mesti makan tidak lebih dari 6g garam sehari (2,4g natrium)

Selain itu, bayi di bawah 1 tahun mesti mengonsumsi kurang dari 1g garam sehari, share kesegaran tubuh.

error: Content is protected !!